Description
Penulis:
Muslihatul Mahmudah, Amd.Kep.
Erna Tsalasatul Fitriyah, S.Kep., Ns., M.Kep.
H. Arif Wijaya, S.Kp., M.Kep.
Achmad Wahdi, S.Kep., Ns., M.Tr.Kep.
Tiara Fatma Pratiwi, S.Kep., Ns., M.Tr.Kep.
Uk. 15×23 cm
Lanjut usia merupakan golongan orang-orang yang telah mencapai usia 60 tahun keatas (Kemenkes RI, 2013). Pada umumnya proses penuaan pada lansia dapat dilihat dari menurunnya fungsi fisik meliputi perubahan penampilan termasuk pada bagian kulit, tangan dan wajah; serta perubahan kemampuan sensori termasuk penglihatan, pendengaran, penghidu, dan perasa (Mustari et al., 2015). Seiring bertambahnya usia, massa otot tubuh semakin berkurang, kekuatan otot semakin menurun pada usia 40 tahun dan semakin cepat pada usia 60 tahun. Secara umum, tulang rawan sendi melemah, terutama pada sendi yang menahan beban dan pembentukan tulang pada permukaan sendi (Puspita & Praptini, 2018). Lansia sering mengeluh nyeri, yaitu pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan dan berhubungan dengan kerusakan jaringan, juga sebagai kondisi yang memengaruhi seseorang ketika mengalaminya. Osteoartritis mengakibatkan penurunan mobilitas sendi dan deformitas (Puspita & Praptini, 2018), menurunkan kualitas hidup karena mengganggu aktifitas (Rusmini et al, 2021).





