Description
Penulis:
Isna Ovari
Fitra Wahyuni
Awaliyah Ulfah Ayudytha Ezdha
Silvia Nora Anggreini
Dwi Elka Fitri
Nadiatul Putri
Uk. 15.5×23
ISBN: Proses Pengajuan
Tingginya kasus HIV-AIDS disaat ini bukan cuma kasus kesehatan pada kelompok berisiko semata. jika insiden HIV- AIDS pada kelompok berisiko tersebut bakal jadi malapetaka berbentuk terciptanya rantai penularan untuk keluarga ataupun suami/ istri dari pengidap. Dengan mencermati resiko tingginya penularan HIV-AIDS, dibutuhkan penindakan tidak cuma dari segi medis, namun juga dari psikososial dengan bersumber pada pendekatan warga lewat upaya pencegahan primer, sekunder serta tertier. Salah satu upaya tersebut merupakan deteksi dini guna mengenali status seorang telah terinfeksi HIV ataupun belum lewat konseling serta testing HIV- AIDS suka rela ataupun Voluntary Counseling and Testing (VCT).
Voluntary Counseling and Testing (VCT) adalah suatu pembinaan dua arah atau dialog yang berlangsung tak terputus antara konselor dan kliennya dengan tujuan untuk mencegah penularan HIV, memberikan dukungan moral, informasi,serta dukungan lainnya kepada kelompok berisiko HIV, keluarga dan lingkungannya. Target sasaran layanan VCT sangat luas yaitu pada kelompok berisiko tertular dan kelompok rentan. Kelompok rentan adalah kelompok masyarakat yang karena lingkup pekerjaan, lingkungan, rendahnya ketahanan dan kesejahteraan keluarga, status kesehatan, sehingga mudah tertular HIV. Kelompok tersebut seperti orang dengan mobilitas tinggi, perempuan, remaja. anak jalanan, orang miskin, ibu hamil, dan penerima transfusi darah. Selain itu pelayanan VCT juga di manfaatkan oleh populasi kunci, seperti Wanita Pekerja Seks (WPS), Lelaki Seks Lelaki (LSL), dan pengguna NAPZA suntik (penasun) serta masyarakat umum yang datang dengan sukarela





