Description
Penulis:
Chandra Rahmadi, S.Kep., Ns., M.Kep.
Ferry Efendi, S.Kep., Ns., M.Sc., Ph.D
Dr. Makhfudli, S.Kep., Ns., M.Ked.Trop., MH (Kes)., CMC
Uk. 15×23 cm
Kesehatan reproduksi masuk dalam target Sustainable Development Goals (SDGs) pada point 3 kehidupan sehat dan sejahtera, menjamin kehidupan yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk semua usia. Terdapat beberapa target SDGs di sektor kesehatan yang perlu diwujudkan yaitu pengendalian penyakit HIV/AIDS, peningkatan akses kesehatan reproduksi
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk menekan masalah kesehatan remaja/meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tersebut dengan melakukan promosi kesehatan mengenai HIV dan infeksi menular seksual dengan melibatkan peran pemerintah, termasuk dari segi kesehatan dimulai dari tingkat nasional, regional, hingga daerah seperti tenaga kesehatan tingkat Puskesmas. Pengetahuan yang tinggi pada remaja akan membuat tindakan atau perilaku menjadi positif, selain itu kemampuan diri (self-efficacy) dalam mencegah HIV sangat diperlukan, apabila tidak memiliki pengetahuan dan kemampuan diri (self-efficacy) maka akan menyebabkan resiko terjangkitnya infeksi HIV. karena pengetahuan dan self-efficacy merupakan domain yang sangat penting untuk membentuk sebuah tindakan seseorang.





