BIOLOGI REPRODUKSI DAN PERKEMBANGAN

Rp70.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Muthia Sari Mardha, SST, M.Kes

Endriyani Syafitri, SKM, M.Kes

Bd. Elya Rosa Br.Sembiring, STr.Keb., MKM

Bd. Afrahul Padilah Siregar, SST., M.Kes

Uk. 15×23 cm

Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki struktur yang sama dan berfungsi bersama sebagai satu kesatuan yang spesifik. Jaringan-jaringan yang terbentuk di tubuh, kemudian juga berkelompok untuk membangun organ maupun struktur besar lain di tubuh.  Ilmu yang mempelajari struktur Jaringan tubuh hewan disebut Histologi (Histos = Jaringan, Logos Ilmu), dalam mempelajari histologi dikenal empat jaringan dasar yaitu jaringan epitel, jaringan ikat, jaringan otot dan jaringan saraf

Sistem reproduksi manusia biasanya terjadi karena adanya fertilisasi internal dengan hubungan seksual. Proses ini terjadi karena ada laki-laki memasukkan penis ke dalam vagina dan berejakulasi semen yang mengandung sperma.

Sebagian kecil dari sperma melewati leher rahim ke dalam rahim, kemudian ke saluran telur untuk pembuahan ovum. Hanya satu sperma yang dibutuhkan untuk membuahi ovum. Setelah berhasil pembuahan, ovum dibuahi atau zigot, berjalan keluar dari tuba falopi ke rahim, di mana ia berimplan di dinding rahim. Ini merupakan tanda-tanda awal kehamilan, yang berlangsung selama sekitar sembilan bulan bagi janin untuk berkembang. Ketika janin telah berkembang ke titik tertentu, kehamilan diakhiri dengan proses persalinan, yang melibatkan tenaga kerja. Selama persalinan, otot-otot rahim berkontraksi dan melebarkan leher rahim selama berjam-jam, dan bayi melewati keluar dari vagina. Bayi manusia yang hampir tak berdaya membutuhkan pengasuhan. Bayi akan bergantung pada pengasuh mereka untuk kenyamanan, kebersihan, dan makanan. Makanan dapat diberikan melalui ASI atau susu formula