Asuhan keperawatan keluarga dengan kasus Infeksi Saluran pernafasan Atas

Rp90.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis

Anik Nuridayanti, S.Kep Ns.,M.Kep.
Dewi Retno Puspitosari, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep.
Agus Priyanto, SKM.,M.Pd.

Konsep keluarga merupakan sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi, kelahiran yang bertujuan menciptakan dan mempertahankan budaya yang umum: meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, dan sosial dari tiap anggota. Keluarga merupakan aspek terpenting dalam unit terkecil dalam masyarakat, penerima asuhan, kesehatan anggota keluarga dan kualitas kehidupan keluarga saling berhubungan, dan menempati posisi antara individu dan masyarakat.
Keluarga adalah suatu sistem sosial yang berisi dua atau lebih orang yang hidup bersama yang mempunyai hubungan darah, perkawinan atau adopsi, tingga bersama dan saling menguntungkan, empunyai tujuan bersama, mempunyai generasi peneus, saling pengertian dan saling menyayangi. Pengertian keluarga dibedakan menjadi dua, yaitu pengertian keluarga secara psikologis dan pengertian keluarga secara biologis. Pertama, pengertian keluarga secara psikologis diartikan sebagai sekumpulan orang yang hidup bersama dalam tempat tinggal bersama dan masing-masing anggota merasakan adanya pertautan batin sehingga terjadi saling mempengaruhi, saling memperhatikan dan saling menyerahkan diri. Kedua, pengertian keluarga secara biologis menunjukkan ikatan keluarga antara ibu, ayah, dan anak yang berlangsung terus karena adanya hubungan darah yang tidak mungkin terlepas.
Berdasarkan pendapat para ahli maka keluarga mengandung dimensi biologis, psikologis dan sosial. Keluarga merupakan suatu kesatuan yang diikat oleh adanya saling berhubungan atau interaksi dan saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya, walaupun diantara mereka tidak terdapat hubungan darah. Namun dalam konteks keluarga inti, secara psikologis, keluarga adalah sekumpulan orang yang hidup bersama dalam tempat tinggal bersama dan masing-masing anggota merasakan adanya pertautan batin sehingga terjadi saling mempengaruhi, saling memperhatikan, dan saling menyerahkan diri.