Description
Penulis:
Faigatul Munajjah, Amd.Kep.
Erna Ts. Fitriya, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Ika Puspita Sari S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Tiara Fatma Pratiwi, S.Kep.,Ns.M.Tr.Kep.
Achmad Wahdi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep.
Uk. 15×23 cm
Asma adalah penyakit inflamasi kronis salursan pernapasan yang bersifat reversible dengan ciri meningkatnya respon trakea dan bronkus terhadap berbagai rangsangan. Pada pasien dengan kegawatdaruratan asma bronkia, maka airway, breathing, dan circulation pasien akan mengalami gangguan, dimana pada saat serangan asma terjadi pasien akan mengalami sesak nafas yang mengakibatkan frekuensi pernapasan pasien dapat meningkat hingga diatas 30x/menit, yang dapat disebut dengan pola nafas tidakefektif. Hal tersebut merupakan salah satu kondisi kegawatan yang dapat mengancam nyawa pasien. Sehingga harus segera diatasi (Pratiwi & Chanif, 2021)





