Description
Penulis:
Rina Anggraeni, Amd.Kep.
Achmad Wahdi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep.
Tiara Fatma P, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep
Faishol Roni, S.Kep.,Ns.,M.Kes.
Erna Tsalatsatul Fitriyah, S.Kep., Ns., M.Kep.
Uk. 15.5x23cm
ISBN: Proses Pengajuan
Salah satu pada penyakit Tuberculosis ini dibutuhkan peran dan fungsi perawat dalam asuhan keperawatan pada pasien yang mengalami pola nafas tidak efektif. Klien yang mengalami Tuberculosis membutuhkan perawatan yang khusus supaya tidak terjadi komplikasi lebih lanjut. Perawat mempunyai peranan penting terhadap pemberian pelayanan kesehatan, berikut peran penting seorang perawat merupakan sebagai educator, yang mana pembelajaran adalah dasar dari health education yang berhubungan pada semua tahap kesehatan dan tingkat pencegahan. Perawat dapat memberikan pelayanan kesehatan yang telah disusun pada perencanaan keperawatan diantaranya memanagemen jalan nafas dengan monitor pola nafas, monitor bunyi nafas tambahan, monitor sputum, dan mempertahankan kepatenan jalan nafas. Adapun tindakan keperawatan mandiri yang dapat dilakukan antara lain memberikan posisi semi fowler/ fowler selain itu perawat juga bisa mengajarkan pursed lip breathing agar pasien mendapatkan oksigen yang sesuai pada aliran darah mereka, selain itu terapi menghirup aroma mint juga dapat membantu melancarkan pernafasan sehingga nafas kembali normal





