Description
Penulis:
Maziyatus Sholihah, Amd.Kep.
H. Arif Wijaya, S.Kp.,M.Kep
Tiara Fatma Pratiwi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep
Faishol Roni, S.Kep.,Ns.,M.Kes
Achmad Wahdi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep.
Uk. 15.5×23 cm
ISBN: Proses Pengajuan
Cerebro Vaskuler Accident ini dibutuhkan peran dan fungsi perawat dalam asuhan keperawatan yang mengalami gangguan mobilitas fisik. Klien yang mengalami CVA Infark membutuhkan perawatan khusus supaya tidak terjadinya komplikasi yang lebih lanjut. Perawat mempunyai peranan penting terhadap pemberian pelayanan kesehatan, berikut peran penting seorang perawat merupakan sebagai educator yang berhubungan pada semua tahap kesehatan dan tingkat pencegahan. Pemberian pelayanan kesehatan terhadap keluarga, perawat mampu menekankan dengan tindakan keperawatan yang berorientasi pada upaya peningkatakan kesehatan dan pencegahan penyakit. Perawat dapat memberikan peranan pendidikan kesehatan pada klien dan keluarga untuk pencegahan penyakit, pemulihan dari penyakitnyam serta mampu memberikan infprmasi yang tepat dan benar terhadap kesehatan CVA Infark. Adapun intervensi keperawatan mandiri yaitu latihan Range Of Motion (ROM) untuk keberhasilan regimen terapeutik terhadap pasien dalam upaya pencegahan akan terjadinya kondisi cacat permanen pada klien paska perawatan di rumah sakit sehingga mampu menurunkan tingkat ketergantungan klien terhadap keluarga yang merupakan salah satu bentuk intervensi fundamental perawat.





