E-GOVERNMENT SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PEMERINTAHAN

Rp100.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Timbul Dompak, S.E., M.Si.

Angel Purwanti, S.Sos., M.I.Kom.

Tukino, S.Kom., M.SI.

Uk. 15.5×23 cm

Perkembangan yang mencolok selama beberapa dasawarsa menjelang dimulainya abad ke-21 ditandai dengan semakin pentingnya informasi dan pengolahan data di dalam banyak aspek kehidupan manusia. Dengan tersedianya berbagai bentuk media informasi, kini masyarakatmemiliki pilihan yang lebih banyak bagi informasi yang ingin mereka dapatkan. Kemajuantekhnologi informasi seolah-olah membuat semua orang dapat mengetahui apa saja yang ingin mereka ketahui dengan segera. Sementara itu seiring dengan lajunya gerak pembangunan, Organisasi-organisasi publik maupun swasta semakin banyak yang mampu memanfaatkan teknologi informasi baru yang dapat menunjang efektivitas, produktivitas dan efisien mereka.

Tampaknya wujud peradaban yang telah diuraikan oleh Alvin Toffler dalam bukunya yang terkenal berjudul Future Shocksebagian telah dapat dilihat kenyataannya. Toffler menguraikan bahwa peradaban yang pernah dan sedang dijalani oleh umat manusia terbagi dalam 3 (tiga) gelombang. Gelombang pertama terentang dari Tahun 8000 sebelum Masehi sampai sekitar tahun 1700. Pada tahapan ini kehidupan manusia ditandai oleh peradaban agraris dan pemanfaatan energi yang terbarukan (renewable). Gelombang kedua berlangsung antara tahun 1700 hingga 1970-an, dimulai dengan munculnya Revolusi Industri, pada saatmanusia beralih ke energi yang tak terbarukan seperti minyak, batu bara, dan gas alam. Gelombang ketiga yang kini mulai jelas bentuknya adalah peradaban yang didukungoleh aplikasi luar, energi alternatif yang sedapat mungkin terbarukan, bioteknologi dan rekayasa genetika dengan komputer dan mikroelektronika sebagai teknologi intinya