Konseling Dengan Strategi Cognitive Reappraisal untuk Meregulasi Emosi Sedih Siswa SMA Korban Cyberbullying

Rp80.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Ratna Wulandari, M.Pd.

Uk. 15×23 cm

Perkembangan dunia digital saat ini membuat masyarakat tidak bisa lepas dari internet. Rata-rata pengguna internet memiliki dua atau lebih media sosial. Begitupun penggunaan media sosial di kalangan remaja pada saat ini juga merupakan kegiatan yang tidak dapat dihindari lagi. Saat ini media sosial bagi remaja bukan hanya menjadi sebuah media penunjang kegiatan belajar dan alat komunikasi saja, lebih dari itu dunia maya dan media sosial telah menjadi suatu lingkungan sosial baru bagi kaum milenial yaitu remaja saat ini.

Penggunaan media sosial tentunya berdampak pada kehidupan sehari-sehari baik itu dampak positif maupun negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah munculnya fenomena bullying di dunia maya atau disebut juga cyberbullying. Cyberbullying adalah kejadian ketika seorang anak atau remaja diejek, dihina, diintimidasi, atau dipermalukan oleh anak atau remaja lain melalui media internet, teknologi digital atau telepon seluler. Dari hasil assesmen yang telah dilakukan penulis menunjukkan bahwa dari 325 responden usia antara 14-18 tahun yang mengisi angket korban cyberbullying didapatkan data bahwa 36 responden diketahui telah menjadi korban cyberbullying dalam kategori sedang dan 289 responden telah menjadi korban cyberbullying dalam kategori rendah.