MODEL PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ) AGAMA ISLAM DI SMA

Rp55.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Siti Nurhalimah, M.Pd.

Uk. 15.5 x 23 cm

ISBN: Proses Pengajuan

Munculnya wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) memberikan dampak yang besar terhadap semua lini kehidupan manusia, termasuk dalam dunia pendidikan. Hal tersebut dapat diamati dari perubahan pendidikan formal yang tidak lagi diselenggarakan dari sekolah, melainkan dari rumah. Keputusan tersebut dilatarbelakangi oleh instruksi pemerintah sebagai upaya agar penyebaran virus Covid-19 tidak semakin meluas sesuai dengan Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan di Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Pada akhirnya, kemajuan pasti terjadi di rumah, akan tetapi belum dengan hadirnya pengajar ke setiap rumah siswa melalui media berbasis internet. Membiasakan memanfaatkan web biasanya disebut dengan E-Learning, atau disebut juga internet learning (dalam jaringan) dan Pembelajaran Jarak jauh (PJJ).
Pembelajaran jarak jauh menjadi sesuatu yang baru bagi sebagian guru namun bagi sebagian lainnya merupakan hal yang tidak asing lagi. Bagi guru yang tinggal di daerah (bukan di kota) tentu hal ini merupakan hal yang baru. Meskipun PJJ masih baru dalam dunia kerja guru lokal suka atau tidak suka mereka harus menggunakannya dalam situasi di mana tidak mungkin ertemu secara langsung. Bagi para guru yang menganggap ponsel hanya seagai alat komunikasi kini mereka harus secara sukarela memesarkannya dalam mengajar. Persyaratan ini menuntut guru untuk rela secara sukarela erteman dengan dunia internet. Banyak guru yang pada mulanya tidak terlalu sering menggunakan internet, kini menjadi akrab dengannya.