Penentuan Kadar Asam Asetat dalam Cuka Makan Melalui Percobaan Titrasi Asam Basa

Rp90.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Hilda Pratiwi

Dr. Ajat Sudrajat, M.Si.

Prof. Dr. Ramlan Silaban, M.Si.

Uk. 15×23 cm

Cuka dapur yang digunakan sebagai zat penambah rasa untuk makanan adalah nama dagang dari asam asetat. Umumnya cuka yang dijual di pasaran berkadar diantara 25 –30 % saja. Sebagaimana halnya dengan barang dagangan lainnya, seringkali ditemukan adanya pemalsuan asam cuka terutama dalam hal kadarnya. Oleh karena itu, maka kontrol analisis kemurnian asam cuka harus terus dipantau agar konsumen tidak dirugikan.
Uji kemurnian asam asetat dalam perdagangan dapat dilakukan melalui penentuan massa jenisnya. Dengan mengetahui massa jenis standar (misalnya untuk asam cuka 25%), maka berdasarkan hasil pengukuran massa jenisnya dapat ditentukan kadarnya. Umumnya cuka yang dipalsukan menunjukkan massa jenis yang lebih kecil.
Asam asetat atau Asam Etanoat dikenal sebagai senyawa kimia asam organic pemberi rasa asam dan aroma dalam makanan. Penentuan kadar persentase asam cuka dilakukan berdasarkan dengan reaksi penetapan yang digunakan agar menetapkan kadar atau konsentrasi suatu larutan asam atau basa. Penetapan kadar suatu larutan disebut juga sebagai titrasi asam basa. Dalam titrasi digunakan suatu larutan yang relatiencer