KOPI, KOMUNITAS, DAYA TAHAN Belajar Ketangguhan Sosial dan Ekonomi dari Wirausaha Kopi di Bangka Belitung

Rp70.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Tsulis Amiruddin Zahri

Akbar Farid

Hanifa Intan Desiga

Khoerotun Nisa Liswati

Uk. 15×23 cm

Tersedia 10.000 buku cetak

Kopi di Bangka Belitung bukan sekadar minuman pengusir kantuk. Ia adalah simbol sosial yang merangkum ritme hidup masyarakat kepulauan, tempat pertemuan antara tradisi, ekonomi, dan solidaritas. Di setiap sudut kota pelabuhan, dari Manggar yang dikenal sebagai “kota seribu satu warung kopi” hingga Pangkalpinang yang lebih modern, aroma kopi menyatu dengan percakapan harian. Kedai kopi menjadi ruang publik yang inklusif—tempat nelayan, pegawai, mahasiswa, dan pejabat duduk setara.