PRO DAN KONTRA IMUNISASI

Rp60.000

Beli via WhatsApp
Beli via Shopee

Description

Penulis:

Ervaliana Sufandari E, A. md, Kep

Eva Triyani, A. md, Kep

Ellsa Diana Agustina, A. md, Kep

Diah Ajeng Paramita, A. md, Kep

Praha Gala Saputra, A. md, Kep

Fanny Amalia Safitri, A. md, Kep

Yeni Erida, A. md, Kep

Yurike Prastika, A. md, Kep

Riadi Widodo, A. md, Kep

Dhea Erma Bella, A. md, Kep

Wahyu Aristian, A. md, Kep

Indra Kurniawan, A. md, Kep

Yeni Puspitasari, A. md, Kep

Riva Fadila Islami, A. md, Kep

Heni Septika, A. md, Kep

Sherly Meike Wulandari, A. md, Kep

Zahabudin, A. md, Kep

Dewi Oktaviana, A. md, Kep

Merti Adelia, A. md, Kep

Yuni Purnamasari, A. md, Kep

Ilyas Indra Prayoga, A. md, Kep

Viola Tantri Agustin, A. md, Kep

Laras Dwi Jayanti, A. md, Kep

Delia Faramita, A. md, Kep

Henisa Wahyuni, A. md, Kep

Uk. 15×23 cm

Imunisasi merupakan upaya kesehatan masyarakat paling efektif dan efisien dalam mencegah penyakit dan menurunkan angka kematian seperti cacar, polio, tubercolosis, hepatitis B, difteri, campak, rubella dan sindrom kecacatan bawaan akibat rubella (congenital rubella syndrome/CRS), tetanus, pneumonia (radang paru) serta meningitis (radang selaput otak). Pelaksanaan imunisasi pada balita menyelamatkan sekitar 2–3 juta nyawa di seluruh dunia setiap tahun dan berkontribusi besar pada penurunan angka kematian bayi global dari 65 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 1990 menjadi 29 pada tahun 2018