Description
Penulis:
Aprilia Tri Kartiningari. Amd.Kep.
Erna Tsalatsatul Fitriyah, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Ika Puspitasari, S.Kep.,Ns.,M.Kep.
Achmad Wahdi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep
Tiara Fatma Pratiwi, S.Kep.,Ns.,M.Tr.Kep
UK. 15X23 CM
Tuberkulosis Paru (TB Paru) merupakan salah satu penyakit saluran pernafasan bagian bawah yang sebagian besar basil tuberkulosis masuk ke dalam jaringan paru melalui airbone infection dan selanjutnya mengalami proses yang dikenal sebagai fokus primer (Silalahi, 2020). Tuberkulosis Paru (TB Paru) suatu permasalahan global yang berdampak pada tingkat kematian, dan salah satu dari 10 penyebab kematian di seluruh dunia (Maulana et al, 2021). Penyakit TB Paru dapat menyebabkan bersihan jalan napas tidak efektif, keadaan tersebut terjadi bertahun-tahun sehinga ditandai dengan penumpukan sekret yang menyebabkan pasien akan kesulitan bernafas, serta gangguan pertukaran gas didalam paru-paru yang mengakibatkan timbulnya sianosis, kelelahan, apatis, terdengar suara mengi, pusing dan lemas. Sehingga mengalami penyempitan jalan nafas dan terjadi obstruksi jalan nafas yang dapat menyebabkan kematian (Banna et al, 2021).





